Mudik dan Berbagi di Merapi bersama The Hermes

*Rumah Pintar Merapi Shelter Gondang I* @dansapar

Setelah selesai mudik dankembali ke rutinitas, Mimin @galoeh11 membayar utang. Tepatnya menagih utang ke rekan @dansapar yang berjanji akan menuliskan cerita penyaluran donasi #EmpatElemen Gelombang Kedua. Berikut salinannya dari blog dansapar.com:

Gunung Merapi di perbatasan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pernah membagi segala macam kisahnya kurang lebih dua tahun yang lalu. Saat itu segala sisi disorot tiada henti. Kini, pernahkah terpikir bagaimana kehidupan penduduk lereng Merapi dalam menjalani hari-hari selepas masa-masa sulit_saat Merapi meletus dan merenggut sebagian kehidupan di sana_di kurun akhir 2010 itu?

Mungkin sebagian telah lupa dengan musibah tersebut. Sebagian lagi mungkin lebih teringat dengan Lava Tour, sebuah bentuk wisata baru yang digalakan warga lereng di Merapi pasca bencana. Memang tidak ada yang salah, di satu sisi manusia memang tempatnya lupa, dan di sisi lain, berkunjung ke Merapi dengan menikmati Lava Tour juga tidak salah karena Wisata Lava Tour juga membantu menggalakan perekonomian lokal di lereng Merapi.

Dan, mungkin pula saya juga akan menjadi kaum pertama, di mana saya akan lupa jika saya tidak berkesempatan mengunjungi salah satu kawasan di Lereng Merapi bersama The Hermes untuk menyalurkan bantuan gelombang II dari project Hermes for Charity II_project di mana The Hermes & Friends pernah membuat sebuah buku berjudul Empat Elemen, yang seluruh hasil penjualannya didedikasikan untuk membantu korban Merapi dalam fase recovery.

Dalam penyaluran bantuan gelombang II dari project Hermes for Charity (penyaluran bantuan Gelombang I Baca di SINI) inilah saya sempat tertegun ketika melihat bagaimana keadaan sebagian penduduk lereng Merapi. Belum semua penduduk korban letusan Merapi tahun 2010 memiliki hunian tetap, sebagian dari mereka masih tinggal di shelter_bangunan semi permanen yang sengaja dibangun untuk tempat pengungsian sementara. Untuk salah satu kebutuhan paling pokok pun, yakni rumah tinggal, mereka pun kudu bersabar.

*Hunian Tetap Desa Jambu* @dansapar

Lalu, pernahkah terpikir bagaimana dengan kebutuhan lainnya?

Saat The Hermes, termasuk saya dibawa relawan Sekolah Pintar Merapi (Mbak Hesti) di Shelter Gondang I dan bertemu dengan anak-anak yang sedang mengaji di TPA, yang menempati sebuah bangunan semi permanen, saya benar-benar tidak sanggup berpikir apakah anak-anak itu memiliki baju baru untuk berlebaran atau tidak? Apakah saat Idul Fitri nanti ada opor ayam di rumah mereka? Apakah ada kue nastar, kastangel, atau putri salju di meja tamu mereka?

*Shelter* @dansapar

Namun ketika The Hermes, yang diwakili @Galoeh11 membuka satu per satu ‘bawaan’ dan menyerahkan secara simbolis kepada pengurus TPA, ada sebuah rona bahagia di mata anak-anak tersebut. Memang ‘bawaan’ tersebut bukanlah sebuah baju baru, opor ayam, kue-kue lebaran, atau sebentuk uang tunai untuk membangun sebuah rumah tinggal yang permanen. Rona bahagia juga sempat muncul di wajah Ibu Pengurus perpustakaan di Hunian Tetap Desa Jambu, sesaat sebelum mengunjungi Rumah Pintar Merapi di Shelter Gondang I dan bertemu dengan anak-anak di TPA.

*Penyerahan Buku di Perpustakaan Desa Jambu* @dansapar

The Hermes and friends, yang diwakili @Galoeh11, saya, @emotipont, Ata, Galuh dan dibantu Mba Hesti ‘hanya’ membawa sebekal buku-buku untuk mereka. Untuk teman-teman di lereng Merapi. Untuk adik-adik di sekolah pintar. Bantuan Hermes for Charity Gelombang II ini mungkin memang tidak seberapa bila dinilai dengan Rupiah, namun dari bantuan tersebut tersimpan niatan tulus untuk berbagi dari The Hermes dan teman-teman yang telah membeli buku Empat Elemen, dan juga harapan agar teman-teman di lereng Merapi memiliki buku-buku untuk dibaca, memiliki jendela pengetahuan, sarana untuk melihat dunia.

Mungkin benar bila bencana letusan Merapi di tahun 2010 pernah menenggelamkan harapan hidup ke jurang terdalam bagi para korbannya. Ada yang kehilangan sanak saudara. Ada yang kehilangan harta benda. Namun di balik itu semua pasti tersimpan jalan untuk bangkit, untuk berdiri lagi lalu melangkah menjemput kehidupan yang lebih baik.

*Semangat Membaca* @dansapar

Dan, di sinilah The Hermes and friends ingin berbagi. Penyaluran bantuan The Hermes Gelombang II ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak yang terlibat dalam project Empat Elemen sekaligus semua orang yang telah membeli buku Empat Elemen. Maka, semoga penyaluran bantuan The Hermes gelombang II dari hasil penjualan buku Empat Elemen dalam bentuk buku untuk perpustakaan di Hunian Tetap Desa Jambu dan Sekolah Pintar Merapi di Shelter Gondang I akan bisa menjembatani adik-adik di Lereng Merapi dalam menjemput masa depan gemilang dengan ilmu pengetahuan yang memadai.

*Untuk Masa depan lebih baik * @dansapar

***

Tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik. Bila teman-teman masih ingin ikut menyumbang, bis amelakukan pembelian buku Empat Elemen dengan mention di Twitter @TheHermes atau isis form di side bar blog ini.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: